Jika anda mempunyai akun Facebook, pasti anda tidak asing lagi dengan Nama Jonru.  Jonru adalah nama yang popularitasnya meroket akhir-akhir ini. Kepopulerannya semakin melejit tatkala Indonesia menggelar Pemilu Capres-Cawapres 2014 beberapa waktu lalu. Kepopulerannya di facebook tidak terlepas dari status-status berbau kritik kepada penguasa yang mengundang pro dan kontra darinya. 

Status atau pun postingan di fanpage Jonru yang bernada kritik ini cepat menyebar di kalangan pengguna facebook, maklum fanpage yang dikelola Jonru cukup populer dengan penggemar sekitar 300.000 lebih. (tepanya 385.114 pada saat tulisan ini kami publish).

Selain di fanpage, anda juga bisa menemui Jonru dari blog yang beralamatkan di jonru.com dan jonru[.]wordpress[.]com. Dalam pengakuannya, blog yang beralamatkan  di Jonru[.]com mampu terkenal dalam jajaran blog ber-platform wordpress hanya selang tiga hari sejak blog itu dibangun.  Kenapa secepat itu bisa popular hanya dalam 3 hari? Ini dia testimoni dari si pemilik. Baca >> /jonru-com-berhasil-jadi-blog-terpopuler-di-wordpress-hanya-dalam-waktu-3-hari-setelah-dibangun/

Lalu Siapakah Jonru sebenarnya?


Jonru bukanlah merek dagang atau nama fiktif akun SOSMED layaknya TrioMacan yang ada di dunia maya. Dia ada dan nyata. Jonru adalah Pria berkewarganegaraan Indonesia.

http://jejaktamboen.blogspot.com/2014/12/profil-siapa-jonru-ginting.html 

Namanya adalah Jon Riah Ukur Ginting. Karena kurang PeDe (menurut testimoni si pemilik nama), maka digunakanlah nama Jonru sebagai nama akrabnya. Perihal nama yang dimiliki, Jonru memiliki kisah yang cukup unik.  ketika lahir, Jonru diberi nama yang cukup panjang, yakni Belnatal Jon Riah Ukur Ginting. Nama "Belnatal" diberikan karena saat itu suster yang membantu kelahiran Jonru sedang merayakan Natal. setelah masuk Islam, namanya dipersingkat menjadi Jon Riah Ukur Ginting.

Pada waktu tamat SD, guru Jonru lupa mencantumkan marga Ginting pada ijazah. Bahkan unsur "Jon" dan "Riah" digabung tanpa spasi. Sehingga secara resmi nama yang ada di dokumen-dokumen hukum adalah Jonriah Ukur.

Jonru lahir di Kabanjahe, Sumatera Utara.  Pada tahun 1978 pindah ke Binjai (masih Sumatera Utara), hingga lulus SMA. Kemudian melanjutkan kuliah di Undip Semarang. Sempat tinggal di Bandung ikut kakak yang menetap di sana. Sejak tahun 2000 hingga sekarang, Jonru menetap di Jakarta.

Dalam hal keyakinan, Jonru memiliki perjalanan spiritual yang fundamental dalam dirinya, Dia terlahir Kristen, namun kini bersama Tarbiyah. Mengenai perpindahan keyakinan yang dianut Jonru, memang melalui proses panjang. Tahun 1975, keluarga Jonru masuk Islam. Ketika itu Jonru masih berusia 5 tahun, jadi masuk Islam cuma ikut orang tua. Sejak kuliah dia sedikit demi sedikit mulai menekuni Islam. Mulai memperbaiki ibadah dan pada tahun 2003, Jonru mulai ikut tarbiyah.

Jonru adalah seorang penulis. Jonru mulai menekuni secara serius menulis sejak tahun 1990. Eksistensi Jonru pun kian menanjak dari tahun ke tahun. Banyak karya-karyanya dimuat di berbagai majalah. Dari situs dapurbuku[.]com yang kami lansir, kami memperoleh informasi secara detail  mengenai eksistensi karir Jonru.

Dibawah ini selengkapnya: 

Jonru adalah founder PenulisLepas.com, dan pelopor kursus menulis via internet di Indonesia (SekolahMenulisOnlin.com).

Penulis kelahiran 7 Desember 1970 ini mulai menulis sejak masih SD. Ketika itu, beberapa puisi serta cerpennya dimuat di harian Sinar Indonesia Baru (Medan) dan Sinar Pagi (Jakarta). Sejak 1990, ia mulai menekuni dunia penulisan secara lebih serius.

Tahun 1993 sebuah puisinya (berbahasa Inggris) dimuat di majalah Hello (Semarang). Cerpen-cerpennya juga dimuat di berbagai majalah remaja, seperti Anita Cemerlang, Aneka Ria, dan Ceria Remaja. Di tahun 1994 ia menjadi Juara Pertama Lomba Cipta Cerpen Remaja yang diselenggarakan oleh majalah Anita Cemerlang.

Sejak tahun 1992, Jonru mulai menggeluti dunia jurnalistik, terutama sejak aktif menjadi pengelola pers kampus, khususnya di EDENTS (majalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro) dan MANUNGGAL (koran kampus Universitas Diponegoro). Jabatan terakhirnya adalah Redaktur Pelaksana EDENTS (1995) dan Redaktur Pelaksana MANUNGGAL (1998).

Di tahun 1995 ia diangkat menjadi koresponden majalah Anita Cemerlang untuk wilayah Semarang dan sekitarnya. Selain itu, tahun 1997 ia pernah terlibat sebagai anggota tim edisi percobaan harian Berita Kita (Semarang). Koran ini akhirnya tidak jadi terbit karena alasan krisis moneter.

Sejak Maret 2000 hingga Maret 2007, Jonru bekerja sebagai content editor di Uninet Internet dan CBN Internet. Kini, ia menjadi penulis lepas dan menggeluti dunia wirausaha.

Sejak tahun 1996, boleh dikatakan Jonru vakum dalam penulisan cerpen remaja. Namun sejak awal tahun 2004, ia bangkit lagi di bidang penulisan fiksi, ditandai dengan bergabungnya ia di Forum Lingkar Pena (FLP). Kini, ia dipercaya sebagai anggota Divisi Humas di FLP Pusat.

Saat ini, Jonru sudah menerbitkan 6 buku, yakni novel Cinta Tak Terlerai (DAR! Mizan, Maret 2005), kumpulan cerpen Cowok di Seberang Jendela (Lingkar Pena Publishing House, Mei 2005), buku nonfiksi Menerbitkan Buku Itu Gampang! (Tiga Serangkai, Oktober 2008), nonfiksi Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat (PenulisLepas.com Publishing House, November 2009 dan Dapur Buku 2012), Sekuler Loe Gue End (Dapur Buku 2012), dan Sembuh dan Sukses dengan Terapi Menulis (Dapur Buku 2012).

Karya-karya Jonru lainnya juga muncul dalam berbagai antologi bersama, seperti Addicted 2U (Lingkar Pena Publishing House, 2005), Kisah Kasih dari Negeri Pengantin (Lingkar Pena Publishing House, Mei 2005), 17 Tahun (FBA Press), Episode Kelam Feli (MU3 Books), dan beberapa buku lainnya.

Dalam beberapa keterangan menyebutkan bahwa Jonru selain menjadi seorang penulis, ia juga seorang kader parpol PKS. 

Status atau pun ucapan Jonru di dunia maya yang bernada kritikan tak pelak menimbulkan pro dan kontra.  Banyak kalangan yang menilai sosok Jonru adalah sosok kontroversial di sosial media. Banyak yang menghujat bahkan tak sedikit juga yang menyanjung atas keberanian Jonru dalam mengkritisi pemerintah. Terlepas dari kontroversial atau tidaknya sosok satu ini, anda lah yang menilainya. Nah, Kami sarankan anda harus bijak menyikapi akan hal ini.

Demikian artikel dari kami, Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin mengenal Jon Riah Ukur Ginting, salah satu sosok trending di dunia maya.

~sekian~